Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif - onKLINIK HERBAL | de Nature Indonesia - onKLINIK HERBAL | de Nature Indonesia

Home Wasir/Ambeien Sipilis/Gonore Kutil/Mata Ikan Solusi Kewanitaan Tumor/Kanker Gatal/Eksim Obat Herbal Info Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
"Kesehatan merupakan investasi yang tak ternilai harganya"
De Nature Indonesia - Apotik Online Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
Pemesanan obat hubungi
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)
D4DFA68E (PIN BBM)
 

Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif

Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif

Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif – Umumnya pengobatan untuk penyakit sifilis adalah dengan menggunakan antibiotik. Terapi definitifnya adalah dengan penisilin G benzatin yang disuntikan secara intramuskular (pada otot). Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup yang juga diperlukan adalah menghindari aktivitas seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman(kondom).

Sipilis bisa segera di sembuhkan jika penyembuhan tepat dan tidak asal menggunakan obat. Obat herbal adalah cara efektif mengobati sipilis kencing nanah sampai tuntas. Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif adalah bentuk alternatif dari obat penyakit sifilis.

Obat herbal dapat diramu dari bahan apa saja. Namun, yang terpenting obat tersebut minimal mengandung zat yang dapat melemahkan bakteri. Hal ini di sampaikan pakar herbalis, obat herbal dapat meningkatkan sistem imun dan dapat mengembalikan metabolisme tubuh sehingga anda mempunyai dua keuntungan bila menggunakan Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif.

 

Pemeriksaan TPHA dan VDRL

Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA PositifTPHA dan VDRL adalah pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi bakteri Treponema pallidum yang menyebabkan penyakit Sifilis atau “raja singa”.

VDRL (venereal disease research laboratory) merupakan tes yang digunakan untuk menentukan seseorang sedang terjangkit sifilis atau tidak. VDRL tidak mendeteksi keberadaan bakteri penyebab sifilis, tapi mengukur antibodi (IgG dan IgM) yang dihasilkan tubuh akibat kerusakan sel yang disebabkan oleh bakteri.

Tidak perlu ditemukan gejala khas untuk menyimpulkan keakuratan dari tes ini. VDRL cocok digunakan sebagai tes penyaring (skrining) dan dapat juga digunakan untuk melihat respon pengobatan sifilis.

TPHA (Treponema pallidum Hemagglutination Assay) adalah tes serologi yang digunakan untuk mendeteksi antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum. TPHA cocok sebagai tes konfirmasi terhadap suspek infeksi sifilis karena bersifat spesifik.

Bila hasil tes VDRL dan TPHA positif, berarti saat ini anda memiliki penyakit sifilis aktif dan harus dilakukan pengobatan apabila belum. Antibiotik golongan penisilin cukup efektif, satu suntikan dapat menghentikan penyakit bila mengidapnya kurang dari satu tahun, apabila anda sudah terjangkit cukup lama, pengobatan dapat memerlukan waktu hingga 14 hari atau lebih.

Pada kasus sifilis sekunder dan tersier, pengobatan dapat berlangsung lebih lama. Bila alergi dengan golongan penisilin, dapat diberikan jenis antibiotik lain. Maka sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan yangs sesuai.

Biasanya, VDRL masih dapat terdeteksi dalam tubuh hingga 6-24 bulan setelah pengobatan sifilis selesai sebelum akhirnya berubah menjadi negatif. Sedangkan, TPHA akan tetap positif selama masa hidup walaupun pengobatan telah selesai, seperti sebuah bekas luka, menjadi penanda bahwa pernah terjangkit infeksi sifilis.

Resiko penularan sifilis adalah kontak seksual langsung secara vaginal, anal maupun oral. Selain itu dapat ditularkan kepada bayi yang dikandung oleh penderita sifilis, dan infeksi ini amat berbahaya bagi bayi. Sifilis juga dapat terjangkit melalui cairan tubuh misalnya saat berbagi jarum suntik atau alat tattoo yang tidak steril. Hindari melakukan hubungan seks dalam bentuk apapun hingga pengobatan selesai.

Maka dari itu sangat dianjurkan bagi Anda untuk rajin kontrol sampai Anda dinyatakan negatif dari VDRL dan TPHA Anda yang berarti Anda sudah terbebas dari bakteri Treponema. Dalam masa ini pencegahan akan menjadi sangat penting. Karena infeksi masih bisa terjadi walaupun Anda telah mendapat pengobatan.

Pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah :

  • Berpantang seks bebas.
  • Gunakan kondom.
  • Setia kepada pasangan yang sehat.

Sifilis paling mudah menular pada fase sifilis primer dan sekunder. Jika Anda merasa terinfeksi sifilis, segera periksakan diri ke dokter atau klinik spesialis penyakit kelamin untuk memastikan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati dengan Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif, makin kecil kemungkinan sifilis berkembang menjadi penyakit yang serius.

 

Obat Sipilis untuk Terapi VDRL Negatif TPHA Positif

Berikut ini adalah beberapa jenis antibiotik obat sipilis, antara lain :

  • Penicillin G procaine

Obat sipilis Penisilin G merupakan suntikan yang sering digunakan. Setelah itu biasanya dokter memberikan antibiotik yang lain seperti Tetracycline (Tetrasiklin), Amoxilin, Doxycycline, Erythromycin, Azithromycin (Zithromax). Pil obat sipilis ini tidak akan efektif jika digunakan tanpa suntikan Penicilin G.

Sayangnya penggunaan Antibiotik sekarang banyak ditinggalkan karena dalam banyak kasus, bakteri sipilis kini semakin resisten terhadap antibiotik. Selain itu, penggunaan antibiotik membutuhkan biaya yang besar dan banyak yang enggan ke dokter karena mahal, takut pada suntikan, malu, dan berbagai alasan lain